Cerita Ririn, Mengembangkan Bisnis Kuliner Berbekal Ketekunan

“Pebisnis Maju pasti setuju bahwa suatu bisnis membutuhkan modal.

Namun tidak selamanya modal dikonotasikan dalam bentuk uang. Beberapa aspek seperti skill, ilmu, aset, hingga pengalaman yang mungkin Anda miliki, bisa dijadikan modal dalam memulai sebuah bisnis.”

Hal inilah yang dibuktikan oleh Ririn (27). Berawal dari keinginannya untuk hidup mandiri, tanpa harus bekerja di bawah naungan orang lain. Akhirnya, di awal tahun 2018 lalu, ia memutuskan untuk mendirikan bisnisnya sendiri, yaitu Kedai Pisang Sexy. Berbekal modal seadanya, ia membangun kedai makanan dengan pisang sebagai menu utama.

Nama yang ia pilih ini memang terdengar cukup unik. Hal tersebut diakui Ririn sebagai salah satu strategi branding dan pemasaran yang ia terapkan. Selain nama, Pisang Sexy juga menggunakan desian packaging nya sendiri. Menurutnya, suatu bisnis kuliner perlu memiliki branding yang kuat agar dapat tumbuh dan bertahan ditengah persaingan yang semakin ketat.

Strategi Ririn ini nampaknya cukup berhasil. Terbukti dari semakin banyaknya permintaan yang datang memasuki tahun kedua Pisang Sexy berdiri. Rata-rata pembelinya, datang dari kalangan anak muda, baik pelajar maupun karyawan/pekerja.

Belajar Bisnis dan Masak Secara Otodidak

Jika dilihat dari aktivitas bisnis sekilas, Ririn seperti memiliki background bisnis yang kuat, namun ternyata tidak. Ririn bahkan mengaku tidak pernah belajar bisnis dari siapapun. Rasa keingin tahuan yang tinggi lah, yang mendorongnya untuk mempelajari bisnis secara mandiri atau otodidak. Mulai dari strategi pemasaran, hingga menyajikan menu makanan. Semua ia pelajari melalui internet dan praktek langsung di lapangan.

Tidak hanya sampai disitu. Untuk meningkatkan kualitas layanan kedai miliknya, Ririn pun selalu mencari cara yang tepat. Hingga akhirnya ia menemukan sistem POS (Point of Sale). Setelah mempelajari POS lebih lanjut, ia akhirnya memutuskan untuk menggunakan Sellfazz POS, aplikasi kasir untuk pebisnis kuliner.

“Setelah mempelajari cara kerja POS, saya akhirnya memutuskan untuk mendownload aplikasi Sellfazz. Sekarang catat dan proses pesanan pelanggan jadi lebih cepat dan mudah. Saya sudah tidak perlu lagi mencatat nota pembelian secara manua,” ungkapnya.

Dengan proses panjang ia jalani selama 2 tahun ini, sekarang Ririn dan Pisang Sexy sudah memiliki satu outlet permanen dan dibantu oleh 4 orang karyawan.

Nah Pebisnis Maju, itulah cerita Ririn didalam menjalankan bisnis Kedai Pisang Sexy bersama Sellfazz.

Pebisnis Maju punya cerita menarik seputar bisnis dan aplikasi Sellfazz?

Yuk, ceritakan melalui sosial media Anda dan bagi yang beruntung akan kami hubungi!

Jangan lupa juga untuk update aplikasi Sellfazz Anda supaya bisa terus mendapatkan kemudahan dalam berjualan bersama kami!

 

Related Posts

Kelola Banyak Cabang Usaha Lebih Mudah dengan Fitur Multi Outlet Sellfazz
Download Sellfazz Sekarang dan Nikmati Layanan PREMIUM 30 Hari GRATIS!
Cerita Yohan, Menyajikan Seafood Harga Murah dengan Rasa yang Mewah
Makin Mudah Transaksi dengan aplikasi Sellfazz 1.1.25