Tips Memperlakukan Konsumen dengan Komunikasi via Digital

Konsumen merupakan aset penting bagi setiap pemilik bisnis karena mereka merupakan sumber pendapatan dan juga penentu kelangsungan jalannya bisnis yang kita lakukan. Menjadi pelaku bisnis sudah semestinya kita menyadari bahwa untuk menjaga keutuhan usaha yang telah dibangun, faktor – faktor pendukung seperti kualitas pelayanan, produk dan inovasi perlu diperhatikan.
 
Dewasa ini telah terjadi pergeseran aktivitas antara pemilik usaha dengan para konsumen. Komunikasi virtual melalui media sosial menggantikan sebagian besar aktivitas tatap muka yang terjadi antara pembeli dan penjual di era sebelum teknologi hadir.
 
Menurut data terakhir yang dilansir dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), terdapat lebih dari 50 juta penduduk Indonesia melakukan transaksi online. Hal tersebut merupakan angka yang cukup fantastis. Teknologi benar – benar telah mengubah perilaku belanja manusia masa kini.
 
Fenomena ini mengharuskan para penjual online untuk berlomba – lomba membuat inovasi pada sektor service. Kompetisi yang ketat dan ramai juga mengharuskan para penjual memenangkan hati para konsumen. Untuk itu, sebagai pemilik usaha online, kita perlu memperlakukan konsumen dengan komunikasi via digital melalui hal – hal berikut,
 
Ramah adalah kunci pertama
 
Ramah menjadi karakter yang patut kita aplikasikan saat melayani para konsumen. Mungkin anggapan konsumen adalah raja tidak lagi relevan di masa kini. Istilah Mitra atau partner mungkin lebih tepat untuk disematkan bagi para konsumen. Dalam menjalin relasi dengan mitra, partner atau kolega, citra baik harus tetap kita tunjukkan.
 
Menjadi Ramah akan memberikan kesan positif dan baik di mata para konsumen, sehingga mereka akan mendapatkan aura positif dari respon positif yang kita berikan. Hal ini tentu baik, karena konsumenmu akan menyebarkan berita baik ke teman – teman atau keluarganya bahwa respon tokomu adalah yang paling ramah.
 
Solutif menjadi penentu
 
Solutif terdengar menjadi sifat yang menempel pada channel pelayanan konsumen setiap bisnis. Memberikan respon yang solutif tentunya akan memberikan kenyamanan pada konsumen Anda. Pada dasarnya konsumen hanya butuh diberikan penjelasan yang sesuai dengan pertanyaan mereka dan walaupun hal itu tidak langsung menyelesaikan masalah, paling tidak memberikan konfirmasi dan klarifikasi atas apa yang mereka keluhkan dan adukan.
 
Tingkat responsif menjadi faktor penting
 
Daya tanggap yang cepat dalam merespon keluhan yang masuk adalah hal penting yang perlu kamu perhatikan sebagai pebisnis online. Jarak yang jauh hanya akan dapat dihubungkan melalui sosial media ataupun channel pelayanan konsumen, sehingga dalam hal ini, para konsumen sangat mengharapkan respon Anda yang cepat dalam memenuhi kebutuhan informasi yang mereka ajukan.
 
Nah, buat kalian, apakah sudah cukup responsif saat handle keluhan atau pertanyaan dari konsumen?
 
Menyediakan beberapa channel keluhan konsumen
 
Tidak dapat dipungkiri, platform channel sosial media kini semakin banyak, dan kebiasaan konsimen dalam menyampaikan keluhan juga beragam. Ada konsumen yang menyukai untuk menyampaikan keluhan via telepon, ada yang lebih suka via kolom komentar, via chat ataupun email.
 
Hal – hal tersebut perlu menjadi perhatian khusus bagi para pemilik bisnis. Dengan begitu, kita akan mampu mencakup semua keluhan konsumen dari berbagai penjuru.
 
Bagaimana Guys? Kamu sudah mengaplikasikan 4 pilar utama di atas dalam melayani keluham atau pertanyaan yang ditanyakan oleh para konsumen belum? Nah kalau belum yuk coba di aplikasikan sejak sekarang.